Gempa sebesar 7.7 skala richer melanda NTT pada 15 Agustus tahun  2026. Dampaknya, terdapat lebih dari 100 orang meninggal dunia dan 160.000 orang terpaksa mengungsi. Kondisi ini didapatkan pasca berbagai bangunan baik dari fasilitas umum dan rumah-rumah warga yang rusak. Hal ini diperparah dengan seringnya gempa susulan yang menyebabkan masyarakat memilih untuk tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Dalam menghadapi masa-masa sulit ini, Laznas Ikadi sebagai Lembaga Amil Zakat hadir di tengah-tengah masyarakat korban bencana gempa. Terdapat 8 relawan Laznas Ikadi yang dikerahkan di Kabupaten Sikka, Manggarai Barat dan Mbey dalam upaya membantu masyarakat.Bantuan pangan, tenda pengungsian dan aktivitas meningkatkan spiritual korban bencana dilakukan oleh relawan Laznas Ikadi untuk memastikan bahwa korban bencana tidak merasa sendirian di tengah kondisi yang mencekam.

Selanjutnya Laznas Ikadi sebagai salah satu unit Organisasi Keislaman IKADI memiliki komitmen untuk terus hadir di masyarakat NTT khususnya berkenaan bantuan-bantuan fisik dan bantuan spiritual kepada masyarakat. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab Ormas Islam kepada masyarakat di sleuruh Indonesia.

Laznas Ikadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muhsinin yang bersedia mengamanahkan hartanya untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Laznas Ikadi. Semoga apa yang seluruh muhsinin sedekahkan, Allah SWT ganti dengan pahala berlipat ganda dan keberkahan dalam hidupnya. Aamiin..