Musim kemarau selalu menjadi momok bagi santri di Pondok Pesantren Ulin Nuha Al Islami Bogor. Bagaimana tidak, memasuki masa awal musim kemarau, mereka dihadapkan dengan kondisi keringnya sumur pondok dan kesulitan mendapatkan air bersih. Padahal sumur pondok ini merupakan satu-satunya sumur yang ada di lingkungan pondok dan digunakan harian oleh 200 santri pondok serta sekitar 150 masyarakat sekitar dalam berkativitas sehari-hari. Kegiatan bersuci, mencuci, dan memasak sangat bergantung pada sumur ini. Keringnya sumur di awal musim kemarau ini merupakah hal lumrah karena pondok yang berada di Kp Palengseran, Kelurahan Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tersebut hanya memiliki satu sumur gali sedalam 13 meter saja. Sulitnya air pun berdampak dalam aktivitas santri Pondok Pesantren Ulin Nuha Al Islami dan masyarakat sekitar yang terganggu.
Laznas Ikadi melalui program Sedekah Air Bersih hadir dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh Pondok Pesantren Ulin Nuha Al Islami. Melalui perencanaan yang matang serta dukungan dari para muhsinin Laznas Ikadi, pada awal Bulan Agustus 2026 Laznas Ikadi mampu menghadirkan sumur bor untuk dapat digunakan oleh pondok pesantren. Kedalaman sumur bor yang mencapai 38 meter diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pondok.
KH Madbudi, M.Pd.I selaku pimpinan pondok menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Laznas Ikadi, bahkan beliau yang ikut menyaksikan proses pengeboran merasa takjub dan bersyukur saat melihat semburan air yang begitu besar saat proses penggalian sumur bor. Melalui hadirnya sumur bor ini, beliau berharap bahwa kondisi kekeringan di lingkungan pondok saat musim kemarau tidak terjadi lagi dan aktivitas santri dapat berjalan dengan maksimal.