Sebagai bangsa yang menolak adanya penjajahan di seluruh dunia, maka masyarakat Indonesia seyogyanya terus berada pada barisan mendukung kemerdekaan Palestina dari jajahan zionis Israel. Hal ini diperkuat melalui bagaimana Palestina juga merupakan salah satu wilayah yang memiliki hubungan emosional dari berkembangnya agama islam itu sendiri. Bagaimana Masjid Al Aqsa merupakan kiblat pertama dari kaum muslimin.

Berangkat dari hal tersebut, maka kecintaan kita sebagai muslim yang tinggal di Indonesia terhadap Palestina seharusnya sangat tinggi. Kecintaan ini pula yang harus selalu dipupuk dan diteruskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Sehingga rasa cinta ini bisa terus hadir dan terus meluas di Indonesia itu sendiri.

Laznas Ikadi menyadari betul bagaimana kecintaan terhadap Palestina perlu di-estafetkan ke generasi-generasi mendatang. Sehingga melalui Program Safari Palestina, Laznas Ikadi ingin terus mengingatkan dan memupuk rasa cinta tersebut. Harapannya, melalui program tersebut, kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Palestina akan selalu ada. Mengingat penjajahan hingga hari ini masih terus terjadi dan berita-berita di media massa pun mulai berkurang dalam menyoroti kejahatan internasional tersebut.

Hari Senin, 10 Agustus 2026, Laznas Ikadi berkesempatan hadir bersama salah satu tokoh pendukung kemerdekaan Palestina Bang Onim di Pondok Pesantren Islam terpadu Al Huda, Wonogiri, Jawa Tengah. Kehadiran yang disambut lebih dari 1000 siswa ini bertujuan untuk meneruskan estafet semangat cinta Palestina kepada anak-anak muda penerus bangsa.

Kegiatan yang berlangsung setelah sholat dhuhur tersebut begitu semarak dan antusiasnya, pasalnya muncul berbagai pertanyaan dari kalangan siswa terkait Palestina dan munculnya komitmen dari siswa untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.