Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yakni zakat fitrah dan zakat maal.
A. Zakat Fitrah (zakat al-fitr) adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelakidan perempuan muslim yang dilakukan sepanjang bulan Ramadan sampaisebelum khutbah di hari raya Idul Fitri. Zakat fitrah wajib ditunaikan bagi setiapjiwa, dengan syarat beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan, dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya IdulFitri. Besarannya adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 literper jiwa.
B. Zakat maal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, tidak bertentangandengan ketentuan agama. Zakat maal pada awal pensyariatannya terbatas pada 5 point pertama, namun dalam perkembangannya zakat maal meluas ke objek2 di bawah ini :
1. Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya
Adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak, dan logam lainnyayang telah mencapai nisab dan haul.
2. Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan
Adalah zakat yang dikenakan atas hasil pertanian, perkebunan dan hasil hutan pada saat panen.
3. Zakat peternakan dan perikanan
Adalah zakat yang dikenakan atas binatang ternak dan hasil perikananyang telah mencapai nisab dan haul.
4. Zakat perniagaan
Adalah zakat yang dikenakan atas usaha perniagaan yang telahmencapai nisab dan haul.
5. Zakat rikaz
Adalah zakat yang dikenakan atas harta temuan, dimana kadarzakatnya adalah 20%.
6. Zakat atas uang dan surat berharga lainnya
Adalah zakat yang dikenakan atas uang, harta yang disetarakan denganuang, dan surat berharga lainnya yang telah mencapai nisab dan haul.
7. Zakat pertambangan
Adalah zakat yang dikenakan atas hasil usaha pertambangan yang telahmencapai nisab dan haul.
8. Zakat perindustrian
Adalah zakat atas usaha yang bergerak dalam bidang produksi barangdan jasa.
9. Zakat pendapatan dan jasa
Adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh darihasil profesi pada saat menerima pembayaran, zakat ini dikenal juga sebagai zakat profesi atau zakat penghasilan.